Terjadi 1000 Kasus Penangkapan Di Al-Quds Sejak Deklarasi Trump


Ramallah – Data resmi HAM Palestina melaporkan, pasukan Israel melakukan sekitar 1000 penangkapan warga sejak deklarasi Trump (6 Desember 2017). Ketua Lembaga Urusan Tawanan dan Eks Tawanan, Isa Qaraqi menyatakan, kasus penangkapan di al- Quds makin meningkat sejak deklarasi Trump.

Dalam keterangannya, Selasa (30/1) Qaraqi menjelaskan, penangkapan mencakup segenap kelompok warga al-Quds, seakan Israel mendapat lampu hijau untuk meningkatkan aksi brutalnya dan kejahatan terhadap kota al-Quds, secara geografi dan demografi.

Pemerintah Israel melakukan penangkapan kolektif di barisan Palestina, dan menjadi fenomena sehari-hari dan menjadi sanksi kolektif. Qaraqi menyebutkan, sejumlah besar korban penangkapan adalah para pemuda dan anak-anak, dan mereka mengalami penyiksaan dan penghinaan oleh pihak kepolisian Israel.

Serangan terhadap al-Quds makin berbahaya, kejahatan Israel makin meningkat menyasar warga al-Quds dan kota bersejarah, dengan tujuan mengusir warga Palestina dari sana. Sementara itu, pengadilan Israel menerapkan hukuman berat terhadap warga al-Quds berupa denda uang yang besar, dan prosedur kejam bagi keluarga tawanan dan para syuhada.

Pasukan Israel menggelar aksi penangkapan luas terhadap warga al-Quds di kawasan Isawiyah, lebih dari 25 warga ditangkap.



Sumber : https://melayu.palinfo.com/

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan