Sejak Deklarasi Trump, 1.795 Korban Luka Di Wilayah Palestina


Ramallah - Bulan Sabit Merah Palestina, Selasa (12/12) menginformasikan tim medis telah memberikan layanan kesehatan kepada sekitar 1.795 orang korban di Gaza dan Tepi Barat, termasuk al-Quds sejak “Intifadah Kebebasan al-Quds” sebagai respon atas keputusan Presiden Amerika Donald Trump mengakui al-Quds ibukota “Israel” dan memindahkan kedubes negaranya kesana.

Dalam keterangan persnya, Bulan Sabit Merah menambahkan, dari jumlah tersebut 121 luka tembak peluru tajam, 346 luka tembak peluru karet, 1.239 terkena gas air mata.

Korban luka lainnya 34 orang akibat pukulan tentar zionis, 37 terluka akibat gas air mata, dan 9 korban luka serangan zionis ke Gaza. 

Sejak kamis lalu, hampir di seluruh kota Palestina terjadi aksi unjuk rasa yang berujung konfrontasi dengan militer zionis Israel di Tepi Barat, termasuk di al-Quds, dan garis pemisah antara Gaza dan Israel, menolak keputusan Presiden Amerika Donald Trump yang mengakui al-Quds sebagai ibukota Israel.

Keputusan Trump memicu glombang protes berkelanjutan di sejumlah negara Arab, Islam dan dunia Barat, di tengah kekhawatiran mengganggu stabilitas di kawasan Timur Tengah.



Sumber : https://melayu.palinfo.com/

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan