Israel Intersifkan Penangkapan Anak Pasca Keputusan Trump


Palestina - Puluhan anak-anak Palestina dalam beberapa hari terakhir mengalami penangkapan dan penyiksaan, oleh pasukan penjajah Israel. Pasukan penjajah Israel lebih menargetkan anak-anak dengan, dengan dalih keikutsertaan dalam protes unjuk rasa yang terus berlanjut terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mengenai pengakuan Al-Quds sebagai ibukota Israel.

Dalam sebuah gambar yang menyebar luas melalui media sosial, terlihat sekitar 23 tentara penjajah Israel menangkap anak Palestina di Khalil.

Anak tersebut keluar dari rumahnya di Khalil untuk membeli sebagian kebutuhannya dan tidak kembali ke rumahnya. Dalam sebuah gambar, anak tersebut terlihat mengalami penyiksaan, meskipun dia tidak masuk ke dalam Al-Quds sepanjang hidupnya. Anak ini merupakan salah satu korban yang dilarikan ke rumah sakit.

Setelah pidato Trump yang terakhir, di Khalil, pasukan penjajah menangkap sekitar 4 orang anak. Beberapa dari mereka ikut serta dalam aksi protes kepada pidato Trump. Beberapa dari mereka merupakan anak dibawah umur 12 tahun.

Gambar penangkapan anak-anak bagi dunia mencerminkan wajah baru penjajah Israel, yang masih berupaya menyembunyikan hal ini. Namun, bagi orang-orang Palestina memperlihatkan kegagalan yang dilakukan oleh penjajah Israel, dalam menumbuhkan rasa takut di hati para generasi muda Palestina.



Sumber : aspacpalestine.com/id/

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan