Israel Berencana Bangun 300 Ribu Permukiman Baru Yahudi di al-Quds


Ramallah – Menteri Perumahan Zionis mengusulkan sebuah rencana untuk membangun 300 ribu unit permukiman baru Yahudi di daerah yang disebut oleh penjajah Zionis sebagai daerah “Yerusalem Raya”. Di mana sebagian besar unit permukiman yang diusulkan tersebut berada di wilayah yang diduduki penjajah Zionis sejak tahun 1967.

Menurut saluran TV10 Zionis, rencana pembangunan ratusan unit rumah permukiman Yahudi tersebut muncul di tengah-tengah ketegangan politik akibat deklarasi presiden Amerika seputar al-Quds.

Media Zionis ini melanjutkan bahwa rencana menteri perumahan Zionis tersebut merupakan rencana selama 20 tahun dengan biaya 1 juta 4 ribu shekel. Rencana ini membentang hingga ke permukiman Yahudi "Tzur Hadassah, Beitar Illit, Ma'aleh Adumim, kawasan bernama blok E1, Givat Ze'ev, Beit Shemesh, Atarot, dan koloni Gush Etzion."

Tujuan dari rencana ini adalah untuk menciptakan keterhubungan geografi Yahudi. Demikian menurut saluran TV10 Zionis.

Menteri perumahan Zionis mengatakan, “Israel akan membutuhkan sekitar 1 juta unit rumah selama 20 tahun mendatang, 300 ribu di antaranya di kota al-Quds. Bagian-bagian yang akan ada perluasan koloni Yahudi bukan bagian dari perbatasan kota Yerusalem sekarang ini. Hanya saja akan menjadi bagian dari perbatasan kota setelah dilakukan referendum UUD khusus terkait Yerusalem.”

Mengenai tujuan rencana ini menteri perumahan Zionis mengatakan, “Tujuannya adalah untuk memperkuat kontrol Yahudi atas kota Yerusalem. Rencan aini fokus pada alokasi tanah yang dibutuhkan untuk unit-unit permukiman, ditambah tanah yang dibutuhkan untuk infrastruktur dasar, kawasan bisnis dan area terbuka.”

Mengenai tujuan menteri perumahan mengumumkan rencana ini pada saat ini, saluran TV10 Zionis mengatakan, “Bisa jadi menteri perumahan Israel mengumumkan rencana ini saat sekarang ini untuk menjamin posisi dia di daftar calon parlemen di partai Likud untuk pemilihan mendatang. Rencana usulan perluasan koloni Yahudi di al-Quds ini akan membantu dirinya untuk memperbaiki posisinya di antara anggota partai Likud.”



Sumber : https://melayu.palinfo.com/

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan