Aksi Bela Al-Quds Palestina Berlangsung Di Sejumlah Negara


Aksi unjuk rasa bela al-Quds Palestina berlangsung di sejumlah negara Arab dan Islam, mengutuk keputusan Amerika mengakui al-Quds sebagai ibukota Israel, aksi menyerukan dukungan untuk rakyat Palestina.

Puluhan ribu warga Turki turun ke jalan di Ankara, menolak keputusan Amerika, meneriakan kebebasan al-Quds dan melindungi kehormatannya, menuntut pergerakan resmi pemerintah dan rakyat, untuk mencegah pelanggaran terhadap al-Quds sebagai kota suci keagamaan dan kemanusiaan.

Para pengunjuk rasa menyeru negara-negara Israel untuk memboikot AS dan Israel, serta memberikan dukungan untuk melindungi al-Quds.

Ketua biro politik Hamas, Ismail Haniyah mengirimkan pesan via video kepada para demonstran, menegaskan bahwa rakyat Palestina tetap teguh berjuang, dan tak akan membiarkan sejengkal pun tanah Palestina dirampas.


Jakarta Dan Karachi

Aksi serupa juga digelar kaum muslimin di Indonesia, bertempat di ibukota negara, Jakarta, memprotes keputusan Trump, jumlah peserta aksi diperkirakan lebih dari satu juta orang, aksi digagas Majlis Ulama Indonesia (MUI) dengan tema: “Indonesia Bersatu Bela Al-Quds.”

Turut hadir dalam aski sejumlah pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat, antara lain Ketua Parlemen dan Gubernur Jakarta, termasuk pimpinan ormas NU dan Muhammadiyah.

Para pengunjuk rasa menuntut janji pemerintah agar tidak mengakui kedaulatan Israel dalam kondisi apapun, dan memboikot produk Israel dan Amerika. Serta menyerukan kepada segenap negara Islam dan Arab untuk menghilangkan perselisihan, dan bersatu bebaskan al-Quds dan Palestina.

Sementara itu aksi demonstrasi lainnya berlangsung di Karachi, puluhan ribu warga Pakistan mengutuk keputusan Amerika, dan menuntut pemboikotan produk Amerika dan negara-negara pendukungnya.

Para demonstran berkomitmen melanjutkan aksi sampai Amerika mengubah keputusannya, karena mengganggu perdamaian dan stabilitas di Timur Tengan dan dunia.


Washington Dan London

Di ibukota Amerika, Washington, sejumlah imigran Palestina, Arab dan penduduk Amerika melakukan aksi protes menentang keputusan Trump, aksi digelar dekat gedung putih, turut hadir perwakilan dari organisasi yahudi Amerika.

Para demonstran membawa bendera Palestina, dan spanduk menuntut dihapusnya keputusan Amerika, dan menyerukan untuk mengakhiri penjajahan Israel atas wilayah Palestina, termasuk al-Quds.

Tuntutan lainnya menghapus pemukiman yahudi di wilayah Palestina, menghentikan donasi Amerika untuk pemerintah Israel, dan memaksa zionis menghentikan kejahatannya terhadap rakyat Palestina, serta menyereta para pejabat yang melakukan pelanggaran ke pengadilan.

Di Inggris, aksi dilakukan para aktifis Arab, LSM Inggris dan sejumlah negara Eropa, dengan menyatukan sikap menentang keputusan Amerika, yang memberikan dukungan nyata kepada Israel.

Aksi diikuti puluhan orang di kota Mancester, Utara Inggris, sebagai solidaritas untuk Palestina, yang telah mempersembahkan para syuhada dan korban luka dalam bentrokan dengan pasukan Israel.

Aksi serupa digelar para aktifis di depan kedubes Israel di Austria, memprotes keputusan Washington yang mengakui al-Quds sebagai ibukota Israel. Mereka menuliskan dalam spanduknya, “Palestina Merdeka)” “ Cabut Blokade Al-Quds.”

Aksi lainnya digelar para aktifis Jerman mengutuk keputusan Trump. Para peserta aksi menuntut dukungan bagi bangsa Palestina dan mengakhiri penjajahan zionis.

Dalam konteks yang sama, para aktifis di al-Jazair menggelar aksi unjuk rasa memprotes keputusan Amerika, di sejumlah kota al-Jazair, sebagai solidaritas untuk Palestina. Para demonstran mengibarkan bendera Palestina di samping bendera al-Jazair. Mereka menuntuk dihentikannya normalisasi dengan Israel, dan membuat langkah nyata mendukung Palestina.



Sumber : https://melayu.palinfo.com/

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan