56 Serdadu dan Pemukim Zionis Serbu Al-Aqsha


Al-Quds - Pasukan Zionis mengamankan puluhan pemukim yang akan menyerbu Masjid Al-Aqsa pada Senin pagi (4/12) bersamaan dengan penangkapan empat satpam Al-Aqsha.

Sejak dini hari tadi pasukan Israel melakukan operasi di Masjid Al-Aqsa dengan menangkapi para penjaga masjid seperti, Ahmed Abu Alia, Kassem Kamal, Fadi Abu Rummam dan Lu'ai Abu Al-Sa'ad, untuk kemudian dibawa ke pusat interogasi di Kota Tua, Al-Quds.

Selama beberapa jam mereka ditahan lalu tiga diantaranya dibebaskan yaitu, Abu Aliya, Kamal dan Abu Zuram. Sementara Luay Abu Saad masih diperiksa keamanan. Pihak tentara berjanji akan menangkap kembali mereka, jika terjadi serangan terhadap kelompok pemukiman Israel.

Polisi Israel kemudian membebaskan penjaga yang keempat, Abu al-Sa'ad dengan syarat harus dideportasi dari Masjid Al-Aqsa selama 20 hari. Seperti terjadi sebelumnya, dimana tentara Zionis menangkapnya kembali dan menginterogasinya selama beberapa jam di pusat Qashla, sebelah barat Al-Quds dan membebaskannya tanpa syarat apapun.

Dalam kaitan ini, pasukan Israel mengizinkan 36 pemukim untuk menyerbu masjid Al-Aqsa dan berjalan-jalan di sekitar halaman masjid dibawah perlindungan ketat pasukan khusus Israel.

Perlu dicatat, polisi Israel mengizinkan para pemukim menyerbu Masjid Al-Aqsa setiap hari, kecuali pada Jumat dan Sabtu, pada kedua waktu, pagi dan sorenya selama empat jam.

Kemarin, sekelompok pemukim menyerbu Masjid Al-Aqsa dan mengubah rute penyerbuannya ke Dome of the Rock atau Qubbah Sakhra untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun. Polisi Israel memberlakukan pengaman ketat di sekitarnya.

Dewan Awqaf dan Urusan Islam dan Dewan Tertinggi Islam dan juga dewan Fatwa Palestina dalam pernyataannya mengatakan, langkah pemukim tersebut merupakan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menerapkan realitas penyerbuan baru. Langkah tersebut tentu akan menyulut kemarahan seluruh wilayah Palestina, ditengah sikap diam Arab dan Islam. Demikian juga dengan kebijakan pemerintah Amerika terakhir yang akan memindahkan kedubesnya ke Al-Quds, tentu akan menbahayakan situasi di kawasan.



Sumber : https://melayu.palinfo.com/

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan