Israel Berencana Hancurkan 20 Tempat Tinggal di Desa Selatan Hebron


Hebron – Otoritas penjajah Zionis bersiap untuk melaksanakan serangkaian aksi penghancuran di desa Palestina Susya di selatan Hebron, wilayah selatan Tepi Barat, dengan dalih untuk “pengaturan desa” tersebut. Demikian diungkapkan surat kabar Zionis Ha’aretz.

Ha’aretz mengatakan, Mahkamah Agung Zionis sedang meninjau untuk menyetujui penghancuran sebagian besar desa Susya. Yaitu dengan menghancurkan sebagian tempat tinggal yang ada dengan dalih tidak memiliki izin. Jaksa Agung Zionis Avihai Mandelblit meyakini, tidak ada larangan hukum yang melarang penghancuran itu.

Dia menyebutkan bahwa pemerintah Zionis akan menghancurkan 15 tempat tinggal Palestina di desa tersebut. Mahkamah Agung tidak akan meninjau berkasnya, dengan dalih rumah-rumah tersebut didirikan setelah pengajuan permohoman ke mahkamah.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Zionis Avigdor Lieberman kepada wartawan pada Agustus lalu, menegaskan bahwa dirinya memprediksi adanya penghancuran desa Susya tahun 2017 ini.

Sumber-sumber Zionis mengingatkan bahwa tekanan yang dilakukan beberapa pejabat Eropa pada pemerintah Tel Aviv belakangan ini, telah mencegah penghancuran desa Palestina tersebut.

Susya atau Susiah adalah desa Palestina yang berada di timur kota Yatta di selatan propinsi Hebron, wilayah selatan Tepi Barat. Di desa ini tinggal sekitar 400 jiwa. Mereka menyandarkan hidupnya dengan menggembalakan ternak dan memperbaiki sejumlah ladang kebun pohon zaitun. Desa ini berada di bawah kontrol keamanan penjajah Zionis.

Di desa tersebut, penjajah Zionis mendirikan permukiman Yahudi Susya pada tahun 1983 dengan jumlah penghuni 737 jiwa pada tahun 2006 lalu. Pada tahun 1986, militer penjajah Zionis mengusir penduduk asli dari rumah-rumah mereka setelah pemerintah sipil mengumumkan bahwa desa asli Palestina tersebut sebagai taman nasional dan di pusat desa ada situs arkeologi.

Secara berulang-ulang, penduduk Palestina di desa tersebut mengalami serangan. Sementara itu masyarakat internasional menilai permukiman-permukiman Yahudi yang dibangun penjajah Zionis di Tepi Barat sebagai bangunan ilegal berdasarkan hukum internasional.



Sumber : https://melayu.palinfo.com/

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan