Dengan Dalih Hari Raya Yahudi Tutup Masjid Hebron


Hebron - Otoritas pemerintah Israel pada Ahad (8/10) telah menyampaikan niatnya kepada manejemen Masjid Al-Ibrahimi di Hebron, sebelah selatan Tepi Barat untuk menutup masjid tersebut bagi kaum muslimin seluruhnya yang akan melaksanakan ibadah di dalamnya, menyusul peringatan hari raya Tahta Yahudi.

Direktur Masjid Ibrahimi, Safi Abu Sunainah mengatakan, masjid tersebut akan tutup dari jam 10 malam hari ini, sampai Selasa malam, dan membukanya ke pemukim pada Hari Sengsara Yahudi.

Janji penutupan kepada pengunjung dan kaum muslimin serta larangannya untuk beribadah di dalamnya merupakan pelanggaran terhadap kebebasan beribadah dan hak Muslim di Masjid Ibrahimi.

Masjid Ibrahimi adalah masjid tertua keempat di tanah, setelah Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjid Al-Aqsa, merupakan salah satu masjid tertua di Kota Suci yang dapat menampung 12.000 jamaah saat dibuka di semua bagiannya, menurut direktur Masjid Ibrahimi.

Israel mengendalikan masjid tersebut dan membaginya menjadi dua bagian sejak tahun 1994, yang pertama bagi kaum Muslimin dan yang lainnya untuk orang Yahudi, dan membukanya kepada umat Islam hanya 10 hari setahun. Nama masjid tersebut dikaitkan dengan Nabi Ibrahim, saw. 



Sumber : https://melayu.palinfo.com/

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan