Ratusan Pemukim Serbu Al-Aqsha Peringati Runtuhnya Solomon Temple



Al-Quds - Ratusan pemukim Zionis senin pagi menyerbu pelataran Al-Aqsha Mubarak dilindungi ketata kepolisian Zionis unuk mengamankan penyerbuan mereka yang terdiri dari kelompok radikalis ekstrimis.

Pejabat hubungan umum divisi wakaf Islam, Faras Dabas menyebutkan, sebanyak 415 kelompok radikal Zionis menyerbu Masjid Al-Aqsha sejak senin pagi hari, menjelang pembukaan gerbang Barat.

Ia menjelaskan, para pemukim Zionis menggelar aksi provokasi di sejumlah tempat terpisah di pelataran Al-Aqsha. Mereka menerima penjelasan mengenai haikal yang mereka klaim saat aksi penyerbuanya.

Sementara itu, kepolisian Zionis memperketat keamanannya di gerbang Al-Aqsha. Mereka memeriksa identitas pribadi jama’ah shalat yang datang ke Al-Aqsha.

Sebelumnya, organisasi “Kembali ke Bukit Haikal” yang dipimpin seorang yahudi radikal Rafael Moris yang menyerukan untuk membuat program penyempurnaan selama dua hari, Senin dan Selasa baik yang ada di dalam maupun luar Al-Aqsha. Dimana mereka bisa menyerbu al-Aqsha setiap harinya dari jam 7:30 pagi. Dan pada hari Selasa program pagi semuanya di dalam Al-Aqsha.

Media Israel menegaskan, tentara Zionis yang terkonsentrasi di gerbang Al-Aqsha punya data tentang nama-nama buronan yang akan ditangkap dengan alasan melawan Israel. Daftar tersebut terdiri dari nama-nama beserta foto dari para tersangka tersebut. 



Sumber : https://melayu.palinfo.com/5372

@Copyright Pusat Informasi Palestina,All right reserved

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan