Israel Tangkap 9 Warga Tepi Barat Satu Diantara Istri Tawanan



Ramallah - Minggu pagi Israel menangkap sembilan warga Palestina dari Tepi Barat, satu diantaranya adalah istri dari tawanan Palestina yang sedang ditahan di dalam penjara Israel.

Laporan menyebutkan, tentara Zionis menangkap sembilan warga dengan tudingan melakukan aktivitas perlawanan terhadap tentara dan permukiman Zionis di Tepi Barat. Penangkapan tersebut semuanya dari Qalqilia, empat dari Kamp Jalzun, dekat Ramallah, dua warga dari distrik Taqwa dan Khidir Betlehem. Satu pemuda dari Bet Ameri dengan dakwaan melakukan aksi provokasi dan satu pemuda lagi dari Saer, Hebron.

Sementara itu, koran Quds Press menyebutkan, tentara Zionis menangkap seorang perempuan Aminah Ibtaka, istri dari tawanan Adib Galayan yang sedang mendekam dalam penjara Zionis sejak tujuh pekan lalu, saat rumahnya di Qalqilia digerebek tentara.

Sementara itu dari Jalzon, utara Ramallah militer Zionis mengklaim menemukan senjata jenis Carlo, pistol buatan lokal dalam operasi penyisiran tadi malam sehingga terjadi bentrokan antara tentara dan para pemuda.

Dari Nablus saksi mata menyebutkan, lima patroli tentara didukung pasukan khusus Israel menggerebek distrik Sbastia, utara Nablus tengah malam tadi. Namun setelah satu jam mereka meninggalkan tempat tersebut.

Dari Hebron tentara menyerbu sejumlah wilayah di Yatha, utara Hebron dan melakukan penyisiran terhadap sejumlah rumah milik warga dan sebagian mobil warga. Mereka juga menggeledah sejumlah rumah milik keluarga Mukhamarah dan Najar serta Yathawi.

Masih dari Hebron, para pemukim Zionis melakukan serbuan ke sejumlah tempat di Kota Kuno dan beberapa rumah warga. Mereka melakukan aksi provokasi dari permukiman Kkeryat Arba sejak jam 1 malam hingga jam 4 pagi sambil melakukan penganiayaan terhadap warga.



Sumber : https://melayu.palinfo.com/5431

@Copyright Pusat Informasi Palestina, All right reserved

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan