Ribuan Warga ke Gerbang-gerbang Al-Aqsha, Unjuk Rasa Tantang Israel




Al-Quds – Pasukan Israel melakukan tindakan kekerasan terhadap jamaah shalat yang berkerumun di dekat gerbang-gerbang menuju Al-Aqsha. Akibatnya, sejumlah warga terluka dan ribuan warga lainnya menantang Israel untuk berhadapan dengan mereka yang ingin ke Masjid Al-Aqsha.

Kontributor Pusat Informasi Palestina menegaskan pasukan Israel membidik pengunjuk rasa dan jamaah shalat yang datang ke gerbang Sahirah dengan bom suara dan gas air mata. Akibatnya, sejumlah warga terluka yang disusul ketegangan situasi.

Pasukan Israel juga membidik jamaah shalat di jalan Shalahuddin tengah Al-Quds dengan bom mercon dan gas air mata sehingga warga terluka. Bentrokan pun tidak terelakkan.

Bentrokan terjadi seperti sekanarion bentrokan di gerbang Asbat yang sangat sengit. Pasukan Israel melemparkan bom kepada jamaah yang memekikan takbir dan seruan berpegang dengan keisalaman Al-Aqsha.

Bulan Sabit Merah Palestina menegaskan, sebanyak 7 warga terluka akibat kekerasan Israel, baik oleh peluru lapis karet atau gas air mata dalam bentrokan di halan Shalahudin.

Meski Israel menjaga ketat masjid Al-Aqsha, ratusan dan bahkan ribuan warga memadati perkampungan-perkempungan Al-Quds dan berdatangan ke gerbang-gerbang Al-Aqsha untuk persiapan shalat Jumat. Mereka tetap menolak melintasi gerbang elektrik yang dipasang Israel di gerbang Al-Aqsha.

Sejak pagi hari ini, Israel mengubah Al-Quds, terutama Kota Tua (letak kawasan yang ada Al-Aqsha) dan gerbang-gerbang masjid tersebut menjadi barak militer.

Pasukan Israel memperketat masuknya warga Palestina ke Kota Tua Al-Quds pada hari Jumat setelah Dewan Kabinet Israel Untuk Urusan Keamanan dan Politik “Cabinet” mempertahankan gerbang-gerbang elektronik di Al-Aqsha pada saat aktivis Palestina menyerukan “Aksi Siaga I” di sana memprotes dan melawan tindakan kekerasan Israel.



Sejak pagi ini pasukan Israel dikerahkan ke Al-Quds dan membangun sejumlah perlintasan besi di Kota Tua dan sekitar masjid Al-Aqsha. Sementara itu, bus yang mengangkut jamaah shalat ke Al-Aqsha dilarang masuk.

Polisi Israel menyatakan, pihaknya memperketat penjagaannya ke sekitar wilayah Al-Quds dan Kota Tua dan masjid Al-Aqsha. Mereka memutuskan melarang warga Al-Quds di bawah 50 tahun masuk ke Kota Tua dan masjid Al-Aqsha, kecuali wanita.

Pasukan Israel memaksa pegawai wakaf Islam dan satpam mengosongkan wilayah sekitar gerbang Majlis. Selain itu, Israel juga mengasingkan sekitar 40 pemuda yang berdeam dekat gerbang Asbat.



Pasukan Israel juga melarang bus yang mengangkut jamaah shalat dari wilayah Palestina 1948. Bahkan mereka memaksa warga untuk kembali ke rumahnya.

Tokoh-tokoh Islam menyerukan aksi massa, politik dan agama Palestina di seluruh wilayah Palestina dan Zona Hijau untuk menutup masjid-masjid di kota dan kota mereka untuk menunaikan shalat dekat titik singgung dengan pasukan Israel untuk membela Al-Aqsha. Mereka meminta warga untuk berdatangan ke Al-Aqsha. (at/pip)


Sumber: https://melayu.palinfo.com/

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan