Permukiman Seenaknya Cemari dan Rusak Tanah Palestina


Nablus – Sebelum musim semi datang di Palestina, tanah di sana saat ini sedang menghijau. Namun pemandangan itu diperkeruh oleh tindakan kejahatan Israel yang mengalirkan limba air kotor mereka atau limba industry ke lahan warga.

Di lembah Palestina sepanjang perbatasan Palestina dan Yordania saat ini terlihat hijau karena perubahan musim. Di lembah Fasail di timur Aqraba yang memanjang hingga kota Jericho, dataran tinggi terlihat hijau rumput dan tumbuhan. Ribuan warga berlibur dari berbagai wilayah Tepi Barat tanpak terlihat. Baik dari pelajar atau keluarga yang sedang rekreasi atau jalan-jalan.

Di wilayah bendungan Hariz, rimur Aqrabah, dataran dan pegunungan justru juga terganggu oleh pemandangan kotor dari aliran air limba dari permukiman Israel Maale Adumim dan kawasan industry Israel. Akibatnya wilayah itu kehilangan pamandangan keindahannya juga akibat polusi udara dan aroma. Belum lagi air limba itu merusak wilayah lembah karena limba itu mengandung bahan kimia.












Wabah Merebak

Peneliti Hamzah Aqrubi yang menemani puluhan wisatawan dan aktivis berjalan-jalan dan melakukan temuan bahwa saluran pembuangan air limba itu telah mengotori dan menciptakan polusi lingkungan. Sebab limba itu bercampur dengan air sumber lain di kawasan. Akibatnya, wabah penyakit menyebar terhadap unggas dan burung.

Di sisi lain, warga Abdullah Al-Qublawi dari Qublan yang berjalan-jalan bersama rekan-rekannya di kaawasan itu menyatakan, “Segala sesuatu indah di sini, namun saluran air dialiri oleh limba dari permukiman yahudi dan kawasan industry telah merusaknya. Bukan hanya kawasan lembah Agwar namun lembah Qana, lembah Kafr Dik di Salfit juga bernasib sama karena aliran dari permukiman Barkin dan lainnya.”



Sumber : melayu.palinfo.com

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan