Dahsyatnya Nobar Film 51 Hari, Kisah Pejuang Terowongan


Samarinda - KNRP Kaltim bekerjasama dengan PUSDIMA POLNES menjadikan Minggu (12/2) lebih bermakna dengan mengajak masyarakat Samarinda nonton bareng film “51 Hari, Kisah Pejuang Terowongan” di Auditorium POLNES. Film ini telah diputar di belasan kota di Indonesia. Untuk Kota Samarinda, ini merupakan pemutaran kali kedua. Nobar berlangsung sukses dengan dihadiri 380 penonton dari kalangan umum, pelajar, maupun mahasiswa.

Luar biasanya, antusias penonton sudah ditunjukkan 2 pekan sebelum penayangan. Tak sedikit yang memborong tiket untuk mengajak teman-teman satu organisasi, satu kelas, maupun satu kontrakan untuk menonton film dokumenter yang sarat aksi heroik dan motivasi ini. Mereka yang sudah menonton trailernya mengaku ini adalah tontonan dahsyat, sehingga tidak ada alasan untuk tidak menontonnya.

Film dokumenter ini adalah film yang mengisahkan tentang perjuangan pasukan Palestina Hamas, Brigade Al-Qossam, dalam menghabisi pasukan dan tank-tank Israel melalui terowongan. Kisah nyata ini ber-setting pada bulan Ramadan dan terowongan sempit yang hanya dapat dilalui satu orang dewasa. Para pejuang tersebut tetap sholat, membaca Quran, dan berpuasa walau hanya sahur dengan sebiji buah kurma. Film ini membawa penontonnya merasakan ketegangan dan kehebatan Brigade Al-Qossam melumpuhkan iring-iringan pasukan Israel.

Film ini berhasil menyuguhkan makna kesabaran, perjuangan, persaudaraan islam, selalu melibatkan Allah dalam setiap keputusan, dan patuh kepada perintah pemimpin. Tak pelak, penayangan yang dibagi dalam 3 sesi ini banjir haru dan semangat untuk berdonasi saat panitia mengadakan penggalangan donasi diakhir penayangan.

Menurut Hambali koordinator Equs Management Kaltim, hasil galang donasi, penjualan merchandise, dan sebagian hasil tiket nobar tersebut akan didonasikan untuk Palestina. Rencananya penayangan film akan terus berlanjut di berbagai kota di Kaltim. (mn/knrpkaltim)

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan