Israel Larang Puluhan Warga Gaza ke Al-Aqsha, Shalat Jumat Tetap Ramai



Gaza - Pasukan Israel hari ini (Jumat) melarang puluhan warga Palestina yang berusia lanjut keluar dari Jalur Gaza melalui gerbang perlintasan Bethanon/Erez untuk shalat di masjid Al-Aqsha.

Menurut Israel, warga Palestina itu keluar shalat namun tidak komitmen dengan intruksi Israel yang mengharuskan mereka kembali ke Jalur Gaza di hari yang sama. Sementara Israel hanya membolehkan 100 pegawai UNRWA saja untuk shalat di Al-Aqsha dengan syarat mereka kembali setelah usai. Israel selama ini hanya membolehkan 250 orang saja dari Jalur Gaza untuk shalat di Masjid Al-Aqsha setiap jumat.

Ribuan Orang Jumatan di Al-Aqsha

Sementara itu, ribuan warga Palestina dari Al-Quds dan sekitarnya menunaikan shalat jumat di tengah penjagaan ketat pasukan Israel dan polisinya di penjuru kota. Selain itu, pesawat pengintai Israel terbang di atas udara kota Al-Quds setelah shalat Jumat usai.

Khatib Al-Aqsha dan juga mufti Palestina, Syekh Muhammad Husain mengecam rencana Israel membangun permukiman-permukiman untuk meyahudikan kota ini. “rencana Israel itu bertujuan menggemukkan permukiman yahudi di kota Al-Quds dan wilayah Tepi Barat.” Tegas Husain.

Israel sendiri berusaha mengesahkan dan melegalkan pemukiman Yahudi melalui voting di parlemen Israel Knesset dimana permukiman itu dianggap illegal oleh hukum internasional.

Selain itu, khatib Al-Aqsha memperingatkan bahaya usaha Israel menguasai dan meyahudikan Al-Aqsha dengan penggerebekan dan penguasaan paksa. “Kekerasan apapun terhadap Al-Aqsha adalah permusuhan terhadap umat Islam. Semua tindakan sewenang-wenang tidak akan bisa diterima oleh Palestina.”

Sumber : melayu.palinfo.com

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan