1/4 Pemuda Israel Hindari Wajib Militer


Al-Quds - Data resmi Israel tahun 2016 yang dirilis oleh ketua bagian Sumber Daya Manusia di militer Israel menunjukkan, tingkat rekruitmen pemuda Israel ke program wajib militer terus mengalami penurunan.

Secara rinci, koran Yediot Aharonot Israel di edisi cetaknya kemarin Kamis menyatakan, 28,1% anak-anak dan pemuda Yahudi yang seharusnya menjalankan dan mengikuti wajib militer, mereka tidak melakukannya dengan berbagai alasan.

Laporan menjelaskan, tingkat warga yahudi yang tidak menjalankan wajib militer dengan alasan “agamis Haradem” mengalami kenaikan di akhir tahun 14,7% dan ini peningkatan berbahaya. Apalagi ada kecenderungan di kalangan Haradem dan juga ada perubahan demografi pada warga yang ditarget menjadi wajib militer.

SDM militer Israel menyatakan, peningkatan juga terjadi di kalangan pemuda Israel non agamis yang menghindar dari pangkalan militer pembagian kategori dan rekrutmen awal ketika menerima perintah pertama.

40% mereka yang sudah direkrut pun ketika menerima perintah pertama kali di barak pengelompokan militer, mereka tidak menjalankannya.

Selain itu mereka yang menghindar dari wamil juga karena alasan kesehatan 7,1%, alasan kejiwaan 5%, dan 2,1% ada keterangan dokter mereka tidak layak, 3,4% karena terlibat dalam kasus pidana, 2,9% mengaku belajar di luar.

Di kalangan kaum perempuan mereka yang ikut wamil selama dua tahun mengalami penurunan hingga 41,9%.

Namun yang paling meresahkan militer Israel menurunnya ketertarikan kepada wamil di unit pertahanan dan peperangan menjadi 71,9%.

Sumber : https://melayu.palinfo.com/

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan