Pelayaran Mendekati Gaza, Israel Bertekad Membajak Kapal Zaituna


Gaza - Komite Internasional untuk Pembebasan Jalur Gaza mengatakan bahwa kapal kemanusiaan Zaituna (Women’s Boat to Gaza/WBG) sudah berada di pinggiran pantai Jalur Gaza. Sementara itu penjajah Zionis bertekad untuk melakukan pembajakan terhadap kapal yang membawa para aktivis wanita dari sejumlah negara tersebut.

Menurut sumber-sumber media Zionis, kapal perang penjajah Zionis sudah berangkat dari pelabuhan Asdod menuju perairan regional untuk menghadang perjalanan kapal kemanusiaan tersebut dan mencegahnya sampai ke Jalur Gaza.

Komite Internasional menjelaskan bahwa delegasi Amerika yang ikut dalam misi ini berkomunikasi dengan kedutaan Amerika di Tel Aviv, meminta agar pihak Amerika turun tangan guna mencegah penjajah Zionis menyerang para aktivis tersebut. Namun pihak kedutaan Amerika menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapatkan kepastian dari angkatan laut Israel yang telah ditugaskan untuk mencegah kapal Zaituna tiba di Jalur Gaza dan akan diminta secara sukarela agar menuju ke pelabukan militer Israel di Asdod. Jika kapal Zaituna menolak maka akan dipaksa dan semua awak dan penumpang yang ada di atasnya akan ditangkap.

Rabu kemarin Komite Internasional menyatakan bahwa kapal Zaituna sudah berada di pinggiran dekat pantai Gaza dan tinggal beberapa jam saja untuk sampai di tujuan (Jalur Gaza). Namun sumber-sumber media terpercaya menyebutkan adanya pergerakan dari angkatan laut dari militer penjajah Zionis menuju perairan internasional untuk mencagah kapal Zaituna dengan paksa agar tidak melanjutkan perjalanannya ke Jalur Gaza.

Komite Internasional menilai tindakan penjajah Zionis ini merupakan pembajakan laut yang bertentangan dengan hukum internasional dan juga penyerangan terhadap akivis pendamaian yang tidak menjadi ancaman apapun. Tindakan ini merupakan pelanggaran terhadap hukum kekebalan parlemen yang diakui internasional, karena di dalam kapal tersebut ada anggota parlemen Aljazair yang memiliki hak penuh untuk mengungkapkan solidaritasnya kepada Gaza dengan cara-cara damai, di antaranya adalah berangkat ke Jalur Gaza melalui laut. 

Sumber : melayu.palinfo.com

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan