Kurma di Gaza Gagal Ekspor Akibat Blokade


Gaza – Lagi-lagi sangat disayangkan hasil panen Kurma milik petani Gaza gagal eksport dikarenakan kondisi Gaza masih dibawah blokade, dengan terpaksa panen hanya dipasok pasar regional dengan harga yang sangat murah yaitu 10 Sheqel per 5 kg Kurma senilai dengan Rp. 33,000 saja.

Abu Muhammad Petani Kurma asal Deir Balah sudah menekuni pertanian Kurma sudah 50 an tahun sempat mengeluh dikarenakan hasil panen Kurma berkisar 10 Ton terpaksa tidak dapat di ekspor ke negara lain seperti Jordan, Mesir juga ke negara eropa bahkan dipasok ke Tepi Barat dan Jerusalem pun bisa dikatakan mustahil, ya begini lah kehidupan petani Gaza harus menerima resiko imbas dari blokade Israel atas Gaza.

10 tahun lalu hasil pertanian dengan bebas kami pasok ke negara lain dengan harga bersaing dan dari hasil penjualan dapat menopang kehidupan kami, menafkahi anak istri serta menyekolahkan anak hingga jenjang perguruan tinggi akan tetapi kini hasil panen tidak dapat kami andalkan, hanya suar keringat yang kami peroleh, penyebabnya blokade Israel dengan demikian hasil panen tidak dapat kami pasok keluar, sedangkan dipasar lokal harganya jatuh terpaksa kami jual.

Petani di Gaza bervariasi dalam mengolah pertanian tergantung musim atau cuaca, untuk musim semi lebih dikenal dengan musim buah Kurma.

Sumber : http://www.suarapalestina.com/

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan