Konfrontasi Berlanjut, Penangkapan dan Korban Berjatuhan di al-Quds


Al-Quds - Lima pemuda Palestina terluka tembak dalam sejumlah lainnya mengalami sesak nafas dalam berbagai konfrontasi dengan pasukan penjajah Zionis pada Rabu (12/10) malam di desa Alram di utara al-Quds. Sementara itu polisi penjajah Zionis menangkap lima pemuda dekat desa Zaim di timur kota.

Menurut kantor berita “Quds Press”, konfrontasi meletus antara pemuda Palestina dan pasukan penjajah Zionis di desa Elram di utara al-Quds, desa Isawiyah dan desa Silwan di al-Quds timur. Para pemuda melempari pasukan penjajah Zionis dengan batu, petasan dan molotov.

Pasukan penjajah Zionis menembakkan meriam gas, peluru karet dan peluru organik ke arah para pemuda. Konfrontasi ini sudah berlangsung selama empat hari sejak eksekusi mati lapangan yang dilakukan pasukan penjajah Zionis terhadap Mishbah Abu Shabih pada hari Ahad lalu, setelah korban melakukan aksi penembakan di tengah kota al-Quds dan yang menewaskan dua orang Zionis dan melukai 6 lainnya.

Polisi Zionis dalam keterangannya mengatakan, para pemuda bercadar melempari mototov dan petasan ke arah anggota polisi di desa Isawiyah, selain juga membakar ban-ban di salah satu gerbang desa. Seorang tim medis mengatakan, konfrontasi sengit mengakibatkan empat pemuda terluka, salah seorang luka tembak di kepalanya.

Di Silwan, konfrontasi meletus antara pemuda Palestina dan pasukan penjajah Zionis yang melepaskan tembakan gas air mata dan sejumlah orang mengalami sesak nafas.

Sementara itu Bulan Sabit Merah (BSM) Palestina menyatakan, seorang pemuda terluka tembak peluru tajam di kakinya dalam konfrontasi di desa Elram dan korban dilarikan ke rumah sakit di kota Ramallah.

Pasukan penjajah Zionis menangkap lima pemuda Palestina dengan dalih melempari pasukan Zionis dengan batu di timur al-Quds. Polisi Zionis menyebutkan, para pemuda Palestina melempari batu pasukan polisi Zionis di dekat desa Zaim. Polisi berhasil menangkap lima pemuda yang dicurigai melakukan pelemparan dan mereka dibawa ke markas polisi di kota.

Sementara itu pasukan penjajah Zionis yang terdiri dari kepolisian dan penjaga perbatasan menutup gerbang barat desa Silwan dengan balok-batok semen. Penjajah Zionis berdalih terjadi pelemparan batu ke jalan menuju permukiman Yahudi Ma’aleh Adomim. 

Sumber : melayu.palinfo.com

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan