Israel Tangkap 8 Warga Tepi Barat dan al-Quds


Ramallah - Pasukan penjajah Zionis pada Rabu (5/10) pagi menangkap delapan warga setelah menggelar operasi penyerbuan di sejumlah kota dan desa Palestina di Tepi Barat dan al-Quds.

Militer penjajah Zionis dalam pernyataannya mengatakan bahwa pasukannya telah menangkap tujuh warga Palestina yang disebutnya sebagai “buron”, tiga di antaranya dituduh melakukan aktivitas kontra militer dan pemukim pendatang Yahudi.

Militer penjajah Zionis dalam pernyataan yang dirilis hari ini, Rabu (5/10), menyatakan bahwa penangkapan ini meliputi penangkapan seorang aktivis gerakan Hamas dari kota Nablus, wilayah utara Tepi Barat, dan seorang lagi dari kamp pengungsi Ayidah di dekat Betlehem, wilayah selatan Tepi Barat.

Penangkapan juga terjadi terhadap 3 warga Palestina dari Bet Amr di dekat hebron dan dua aktivis gerakan Hamas dari pinggira kota.

Para saksi mata menyebutkan, patroli pasukan penjajah Zionis menyerbu barat kota dan menyerbu sejumlah bangunan di kampung Ma’ajin. Mereka menggelar razia, penggeledahan dan perusakan. Koresponden Pusat Informasi Palestina menjelaskan, pasukan penjajah Zionis menangkap seorang pemuda lain dari Nablus yang belum diketahui identitasnya.

Sementara itu kantor berita Arab “Quds Press” mengatakan bahwa pasukan penjajah Zionis pagi ini menyerbu desa Silwan dan menangkap seorang pemuda bernama Muhammad Musa Abbasi berusia 25 tahun setelah menyerbu rumahnya.

Sejak awal Oktober 2015 pasukan penjajah Zionis telah menangkap 8000 Palestina, 1963 di antaranya anak-anak dan 229 wanita. Selama bulan september 2016 lalu, pasukan penjajah Zionis menangkap 436 warga, 73 anak-anak dan 11 wanita. 

Sumber : melayu.palinfo.com

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan