Zionis Israel Masih Tahan 17 Jasad Syuhada Palestina


Ramallah: Jumlah syuhada yang jasadnya masih ditahan oleh pemerintah penjajah zionis Israel sampai kini mencapai 17 orang setelah dua jasad pemuda syahid dalam aksi penikaman di Selfit, Tepi Barat bagian tengah kemarin Kamis.

Quds Press menegaskan, Israel menahan sebanyak 13 jasad syuhada dari Al-Quds, 2 jasad syuhada dari Bethlehem, 2 lainnya dari Selfit dan Qalqiliah, sehingga total mencapai 17 jasad syuhada. Israel memasukkan jasad mereka di dalam lemari es dan menolak diberikan kepada keluarga mereka karena dianggap sebgai pelaku perlawanan mentarget Israel.

Salah satu jasad yang ditahan adalah Abu Ghazalah (19) yang paling lama ditajan Israel sejak awal Oktober tahun lalu karena melakukan penikaman di Tel Aviv yang melukai empat warga zionis, termasuk satu serdadu wanita.
Menyusul setelah itu bocah Hasan Munashirah (15) yang gugur oleh peluru Israel dengan dugaan menikam seorang warga Yahudi dekat pemukiman Pisgat Zev di Bethanina, Al-Quds utara pada 8 Oktober tahun lalu.
Pada 13 di bulan sama, Baha’ Alyan (22) dan Bilal Ghanim menggelar aksi serangan kembali di bus Egad Israel dekat pemukiman Armon Hansef di jabal Mukabir, timur laut Al-Quds. Dalam aksi ini, tiga pemukim Yahudi dan melukai 8 lainnya sebelum Alyan akhirnya gugur dan jasadnya hingga kini dtahan.
Pada saat yang sama, Ala Abu Jamal (33) menggelar aksi menambrak warga penjajah yang didahului dengan aksi penikaman. Dua warga yahudi tewas.
Pasukan Israel juga masih menahan jasad Mutaz Uwaisat (16) setelah dieksekusi jalanan oleh Israel pada 14 Oktober.

19 Oktober, Israel menembak mati Muhammad Nimr (37) saat berusaha menikam serdadu Israel di kampung Mushrarah, Al-Quds tengah. Hingga kini jasadnya pun masih ditahan.
Syuhada lainnya yang masih ditahan jasadnya adalah Umar Sukafi dari Bethanina, Abdul Muhsin Hasunah (21) pelaku serangan di jembatan Autar di Al-Quds, Muhammad Abu Khalaf (20) pelaku serangan di gerbang Amud yang menwaskan dua serdadu Israel, Fadwah Abu Thair (51) yang dieksekusi Israel di gerbang Hadid Al-Aqsha, Fuad Abu Rajab (21) dari desa Isawiyah, Abdur Rahman Mahmud Raddad (17) dari desa Zawiyah dekat Selfit, Basyar Mushalihah (22) dari desa Hajjah dekat Qalqiliah yang menggelar aksi penikaman di jalan Shalahuddin dan Yafa.

Israel juga masih menahan jasad syahid Abdul Malik Abu Kharub dan Muhammad Kaluti yang melakukan aksi tembak di Al-Quds. Jasad terakhir yang ditahan Israel adalah Jamal Thaqatiqah (21) dan Ali Abdur Rahim Tsawabitah (20) yang menggelar aksi kemarin Kamis di pemukiman Ariel di dekat kota Selfit.
Keluarga syuhada Palestina ini sudah menuntut resmi kepada pengadilan Israel agar jasad keluarga syuhada mereka dikembalikan untuk diurus dan dikubur sesuai dengan syariat Islam. Pengadilan Israel kemudian mengharuskan agar polisi Israel menyerahkan jasad syuhada kepada keluarga mereka. Namun hingga kini setelah 5 bulan Israel tidak menyerahkan mereka. 
(infopalestina.com)

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan