Update Intifadhah al Quds: 24 Syahid dan 1300 Luka-luka

KNRP Kaltim -  Kementrian Kesehatan Palestina di Tepi Barat, Ahad (11/10) mengumumkan bahwa seorang bocah Palestina bernama Ahmad Abdullah Syirakah berusia 13 tahun gugur beberapa saat setelah terkena tembak pasukan Zionis di kepalanya.

Sebelumnya di Jalur Gaza, seorang ibu hamil dan bayinya gugur, sementara suami dan tiga anaknya terluka, dalam serangan udara yang dilancarkan pesawat tempur penjajah Zionis, yang menarget rumah mereka di kampung Zaitun di Gaza. Ahad pagi.

Di samping tiga korban yang syahid, uluhan lainnya terluka dalam aksi serangan yang dilancarkan pesawat Zionis dan berbagai konfrontasi yang berlangsung di berbagai penjuru Tepi Barat, al Quds dan Jalur Gaza. Sehingga jumlah korban yang gugur hingga hari ke-11 intifadhah al Quds menjadi 24 syahid dan lebih dari 1300 lainnya luka-luka.

Menurut data kementrian kesehatan, dari 24 korban yang meninggal sejak meletus intifadhah al Quds dari awal Oktober, 13 dari mereka berasal dari Tepi Barat dan al Quds dan 11 dari mereka berasal dari Jalur Gaza.

Berdasarkan data yang dihimpun Pusat Informasi Palestina, di antara korban ada seorang wanita dan 6 bocah. Di Jalur Gaza ada korban seorang bocah berusia 13 tahun dan seorang bayi berusia 2 tahun. Sementara di Tepi Barat ada 4 orang bocah mulai berusia 11 hingga 17 tahun.  Smbr

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan