Seorang Bocah dan Dua Wartawan Terluka dalam Konfrontasi di Hebron

KNRP Kaltim - Dua orang wartawan dan seorang bocah Palestina mengalami sesak nafas dan terluka tembak dalam konfrontasi semalam yang terjadi di kota Hebron, wilayah selatan Tepi Barat, sebagai kelanjutan dari konfrontasi yang meletus Selasa siang dalam aksi-aksi solidaritas untuk masjid al Aqsha.

Sumber-sumber lokal mengatakan, dua orang wartawan mengelami sesak nafas setelah ditembak gas air mata oleh pasukan Zionis dalam konfrontasi yang berlangsung hingga tengah malam di daerah pintu Zawiyah dan dekat sekolah Thariq bin Ziyad di Kota Tua Hebron.

Koresponden Pusat Informasi Palestina menyebutkan, pasukan penjajah Zionis menutup jalan utama menuju masjid Ibrahimi dengan balok-balok semen untuk mengamankan dan melindungi para pemukim Yahudi yang menyerbu area masjid untuk menggelar perayaan Yahudi.

Sumber-sumber lokal mengatakan, ratusan pemukim pendatang Yahudi menyerbu masjid Ibrahimi pada hari Selasa kemarin dengan dalih untuk menggelar perayaan Yahudi dengan pengamakan ketat pasukan Zionis. Bus-bus mengangkut para pemukim Yahudi dari berbagai penjuru Tepi Barat. Mereka berada di area masjid, di dalam dan di jalan Syuhda. Sementara itu pasukan Zionis menghentikan warga dan mencegah mereka ke rumah-rumahnya yang berdekatan dengan masjid serta dilarang shalat di dalam masjid Ibrahimi.

Sementara itu seorang bocah terluka tembak dalam konfrontasi yang meletus di gerbang Beit Amr di utara Hebron. Sumber-sumber lokal mengatakan, seorang bocah bernama Thariq Abu Ayyasy terluka setelah ditembak pasukan Zionis di gerbang saat konfrontasi berlangsung. Para pemuda melempari pasukan Zionis dengan batu dan menutup jalan-jalan dengan ban-ban mobil yang dibakar.

Sebelumnya Komite Koordinasi Faksi-faksi Palestina menyerukan pawai solidaritas al Aqsha dan mogok menyeluruh untuk melawan penjajah Zionis. Sebelumnya sejumlah warga mengalami sesak nafas dalam konfrontasi yang meletus di daerah selatan Hebron.

Para saksi mata mengatakan, konfrontasi meletus dekat pos “Kontainer” di gerbang jalan Syuhada, setelah pasukan penjajah Zionis menembaki rumah-rumah dan warga dengan gas air mata dan peluru tajam. Para pemuda membalasnya dengan lemparan batu dan botol kosong.

Para saksi mata menambahkan, pasukan Zionis memperketat dan memperkuat pasukan militernya di daerah tersebut. Mereka menggeledah dan memeriksa kendaraan-kendaraan Palestina di persimpangan jalan Thariq bin Ziyad. Sumber

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan