Pejuang Palestina : Sel Nablus Bukan yang Pertama dan Terakhir


KNRP Kaltim - Gerakan Perlawanan Islam Hamas menegaskan bahwa pengumuman pihak pasukan Zionis tentang penangkapan sebuah sel perlawanan pelaku aksi serangan di Nablus merupakan “kebanggaan bagi rakyat dan perlawanan kami”. Hamas menegaskan bahwa perjalanan perlawanan terus berlanjut.

Jurubicara Gerakan Hamas Dr. Sami Abu Zuhri mengatakan, “Pengumuman dari pihak penjajah Zionis tentang penangkapan sebuah sel pelaku aksi Nablus merupakan pengumuman kebanggaran bagi rakyat dan perlawanan kami.” Dia menegaskan bahwa sel tersebut bukanlah sel yang pertama dan tidak akan menjadi yang terakhir. Perjalanan perlawanan akan terus berlanjut dengan izin Allah.

Jurubicara Hamas menambahkan bahwa keputusan PM Zionis Benjamin Netanyahu dan kabinet Zionis terhadap para demonstran dan pelaku aksi di Tepi Barat tidak akan berhasil memadamkan api kelombang massa di Tepi Barat.

Pasukan penjajah Zionis pada hari Senin (5/10) menyebar informasi yang mengklaim telah ditemukannya para anggota sel perlawanan yang melakukan aksi serangan kepahlawanan dekat permukiman Yahudi Itamar di Nablus, akhir pekan lalu. Pihak Zionis mengklaim bahwa mereka semua adalah para aktivis Gerakan Perlawanan Islam Hamas.

Berdasarkan informasi yang disebar pasukan Zionis, para anggota sel semuanya berasal dri kota Nablus. Mereka telah merencanakan aksi tersebut. Pasukan penjajah Zionis berhasil menangkap mereka dalam operasi militer yang dilancarkan di kota Nablus pasca aksi serangan yang menewaskan seorang komandan militer Zionis dan istrinya.

Informasi yang dilansir media Zionis menyebutkan kemungkinan adanya peran utama dalam menemukan sel ini melakukan koordinasi keamanan yang berkesinambungan dan intensif antara dinas keamanan Otoritas Palestina dan pasukan penjajah Zionis.

Abu Zuhri menyebut pernyataan pihak Zionis mengenai adanya kerjasama keamanan antara pasukan Zionis dengan dinas keamanan Otoritas Palestina dalam penangkapan sel Nablus ini sebagai “pernyataan yang serius dan berbahaya”. Dia mengatakan, “Kami berhasil pernyataan Zionis (tentang adanya kerjasama keamanan ini) bohong.” Dia meminta Otoritas Palestina menjelaskan sikapnya terhadap pernyataan tersebut. Smbr

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan