Konfrontasi Berdarah di Tepi Barat, Satu Gugur dan 395 Terluka


 KNRP Kaltim -  Seorang pemuda Palestina gugur Senin (5/10) dini hari akibat luka parah yang dialami dalam konfrontasi dengan penjajah Zionis di Tulkarem, Tepi Barat. Sementara itu jumlah korban luka dalam konfrontasi kemarin meningkat menjadi 395 orang.

Sumber-sumber media Palestina menagtakan, seorang pemuda Palestina bernama Hudzaifah Utsman Sulaiman berusia 18 tahun dari Bala di Tulkarem, gugur akibat luka tembak di perutnya dalam konfrontasi dengan pasukan penjajah Zionis di kota.

Sulaiman terluka tembak pada Ahad (4/10) malam dalam konfrontasi dengan pasukan Zionis dan dinyatakan kondisinya sangat parah. Korban dilarikan ke rumah sakit pemerintah Tsabit Tsabit di kota Tulkarem dan dilakukan upaya penyelamatan namun dia meninggal dunia pada Senin dini hari.

Koresponden Pusat Informasi Palestina menyebutkan bahwa Sulaiman terluka dalam konfrontasi yang meletus semalam antara puluhan pemuda Palestina dan serdadu penjajah Zionis di barat Tulkarem.

Dalam perkembangan peristiwa konfrontasi, seorang pemuda Palestina bernama Umar Jadbah berusia 20-an tahun, terluka tembak di perutnya dan dilarikan ke rumah sakit yang sama.

Sejumlah konfrotansi sengit meletus antara warga Palestina dengan pasukan penjajah Zionis dan para pemukim Yahudi di penjuru Tepi Barat dan al Quds sepanjang hari Ahad kemarin. Konfrontasi ini mengakibatkan 395 warga Palesetina terluka, 160 di antaranya di al Quds.

Sumber di Bulan Sabit Merah Palestina menyebutkan, di antara korban ada 32 orang terluka tembak peluru tajam, 118 terluka tembak peluru tajam yang dibungkus peluru karet dan 11 terluka akibat serangan pukulan para serdadu Zionis. Sisinya karena terkena tembakan gas air mata.

Bulan Sabit Merah menyebutkan, tercatat 21 serangan dari pasukan penjajah Zionis pada kendaraan ambulan selama aksinya melakukan evakuasi korban dan menolong mereka. Smber

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan