Abbas Minta Petinggi Keamanan Tepi Barat Kendalikan Situasi


KNRP Kaltim - Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas, meminta kepada para petinggi keamanan di Tepi Barat, yang bekerja demi mencegah eskalasi situasi, mengumumkan langkah-langkah "untuk mengendalikan keamanan."

Perkembangan ini terjadi setelah adanya klaim dari pihak Zionis tentang penangkapal sel gerakan Hamas yang dituduh bertanggung jawab atas aksi serangan di Nablus, di tengah-tengah kekhawatiran bahwa yang dimaksud dengan langkah-langkah tersebut adalah melakukan penangkapan-penangkapan politik dan tindakan untuk mencegah konfrontasi.

Seruan terus disampaikan Abbas (5/10) dalam pertemuannya dengan para anggota keamanan di Tepi Barat, hampir bersamaan dengan pertemuan dewan keamanan kecil Zionis, untuk membahas perkembangan konfrontasi di Tepi Barat, “guna mengambil sejumlah langkah untuk menjamin keamanan negara dan warga.”

Abbas meminta para anggota dewan militer dan para pemimpin dinas keamanan untuk waspada dan menghilangkan kesempatan pada rencana Israel yang bertujuan meningkatkan eskalasi situasi dan menyeretnya kepada bingkai kekerasan.

Semua yang hadir dalam pertemuan sepakat untuk melanjutkan pertemuan dewan militer guna memantau perkembangan dan peristiwa saat ini. Sebelumnya dewan kabinet kecil Zionis mulai menggelar pertemuan pada Senin malam untuk membahas perkembangan situasi di Tepi Barat.

Perkembangan ini terjadi setelah pasukan penjajah Zionis pada hari Senin (5/10) menyebar informasi yang mengklaim telah ditemukannya para anggota sel perlawanan yang melakukan aksi serangan kepahlawanan dekat permukiman Yahudi Itamar di Nablus, akhir pekan lalu. Pihak Zionis mengklaim bahwa mereka semua adalah para aktivis Gerakan Perlawanan Islam Hamas.

Berdasarkan informasi yang disebar pasukan Zionis, para anggota sel semuanya berasal dri kota Nablus. Mereka telah merencanakan aksi tersebut. Pasukan penjajah Zionis berhasil menangkap mereka dalam operasi militer yang dilancarkan di kota Nablus pasca aksi serangan yang menewaskan seorang komandan militer Zionis dan istrinya.

Informasi yang dilansir media Zionis menyebutkan kemungkinan adanya peran utama dalam menemukan sel ini melakukan koordinasi keamanan yang berkesinambungan dan intensif antara dinas keamanan Otoritas Palestina dan pasukan penjajah Zionis. Smbr

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan