Warga Palestina Marah, Kafe Berdiri di Atas Makam Islam Yerusalem

Pembukaan kafe di atas pemakaman Muslim di Yerusalem memicu kemarahan komunitas Islam. The Aqsa Foundation for Endowment and Heritage mengatakan, pembangunan situs ini merupakan bagian dari rencana Israel untuk menghancurkan apapun terkait dengan sejarah Arab Islam di tanah ini.

Landwer Cafe's Independence Garden dibuka pada Ahad (2/8). Lokasi kafe tersebut berada di antara wilayah pendudukan Yerusalem Timur dan Yerusalem Barat yang secara perlahan disulap menjadi taman dan lokasi publik.

Selama berabad-abad, lokasi itu digunakan sebagai tempat pemakaman.  Maaman Allah, adalah pekuburan tertua dan terbesar di Yerusalem. Makam ini juga dipercaya menjadi lokasi peristirahatan terakhir sahabat Nabi Muhammad SAW.

Pemilik restoran kepada Aljazirah mengaku tidak tahu jika di bawah kafe tersebut terdapat kuburan. "Bukan hanya hilangnya kuburan yang membuat warga Palestina marah. Kafe itu juga menjual minuman Alkohol yang dilarang Islam," tulis Aljazirah dalam laporannya.

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan, kafe tersebut merupakan salah satu bagian rencana dalam pembangunan ulang kawasan itu. Selain kafe, rencananya juga akan dibangun 192 rumah, 480 kamar hotel, dan ruang komersial lainnya. Sebuah Museum Toleransi juga akan dibangun. 
Sumber : republika.co.id

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan