4 Warga Palestina Diculik di Sinai

Empat orang Palestina diculik di Semenanjung Sinai, Mesir, Rabu (19/8/2015), setelah bus yang mereka tumpangi dihentikan orang bersenjata tak dikenal. Seorang pejabat Hamas dan sumber keamanan Mesir memastikan hal itu.

Sebuah bus berpenumpang sekitar 50 warga Palestina sedang melakukan perjalanan dari Rafah di perbatasan Mesir-Gaza ke bandara Kairo ketika disergap orang-orang bersenjata, kata sumber-sumber keamanan.

Kementerian Dalam Negeri Hamas menegaskan, empat warga Palestina itu diculik dalam perjalanan mereka ke Kairo. "Kami sedang melakukan kontak mendesak dengan level tertinggi pemerintah Mesir untuk menindaklanjuti keadaan yang terjadi dan kami mendesak Kementerian Dalam Negeri Mesir untuk menyelamatkan nyawa para penumpang yang diculik dan membebaskan mereka," kata Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Gaza, Eyad al-Bazoum.

Al-Bazoum mengatakan pada saat kejadian, bus itu sedang dikawal tentara Mesir.

Juru bicara militer dan Kementerian Dalam Negeri Mesir tidak bisa dihubungi untuk dimintai komentar.

Sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Namun Sinai merupakan basis para pemberontakan militan Islam yang bertujuan untuk menggulingkan rezim di Kairo. Kelompok militan yang paling aktif di daerah itu adalah Provinsi Sinai yang berafiliasi dengan kelompok militan Negara Islam atau ISIS. Kelompok Provinsi Sinai baru-baru membunuh seorang warga Krosia yang mereka tawan.

Pemberontakan telah menewaskan ratusan polisi dan tentara sejak militer Mesir menggulingkan presiden Mohamed Mursi dari kekuasaan menyusul protes massa terhadap pemerintahannya.

Komentar

Postingan Populer

Berita

Wawasan

Kegiatan